Invasi kucing (lagi???) bagian ke -2

masih ingat tragedi “kucing pipis di kaki” ? yang membuatku dendam tak berkesudahan kepada seekor kucing hitam yang mungkin kalo dia-nya bisa ngomong bakal bilang ” wah..gak sengaja je..”. setelah beberapa minggu aku sempat gak dendam ma tu kucing, kali ini aku terpaksa mengambil keputusan “tabuh genderang perang!!!!”

ya. barusan, 10 menit yang lalu, aku dibuat mencak2 lagi! tapi kali ini beda tersangka seeh. kalo yang dulu itu kan kucing hitam, na..berhubung kucing hitam-nya sudah kuusir2 dan sekarang kayaknya dah jadi gelandangan (mungkin udah ditangkap trantib dan sekarang lagi dilatih biar bisa mandiri dan gak jadi gelandangan lagi, wekekekekekkk:p), jadi sepertinya kucing hitam mengutus anak buahnya yang lain untuk meneruskan usahanya membuatku “keriting semalaman karna gemes ngejar2 tu kucing!!”

oke, kembali ke tempat kejadian perkara! waktu lagi asyik ngutek2 komputer, tiba2 perut laper banget. kebetulan mbakku baru pulang dari kampus, dan seperti mendapat durian runtuh, mbak Ina mbawa sebungkus nasi padang lengkap dengan sambel ijo dan kepala ikan kakap. hmmm…nyam2…pokoknya. perut sudah lapar, tapi kerjaan di depan komputer tanggung. akhirnya setelah hampir selesai dan gak kuat nahan laper, turunlah aku ke bawah. ambil piring, dua sendok dan mulai menjemput sang makanan dalam bungkusan. di meja dapur, aku clingak-clinguk , kok cuman ada bungkusan teh anget ya? mana nasi padangnya. tak menyerah, aku mengitari meja makan dan nyari di kulkas. nihil. aduuuh,…kemana ne nasi padangnya. setengah memicingkan mata, aku terkejut bukan kepalang. bungkusan nan berharga hanya bisa tergolek lemah di bawah meja, lengkap dengan bungkusnya yang sudah separoh koyak…dan…kepala ikan kakap lenyap!!!! whuaaaaaaaaa!!!! “KUCIIIIIIIIIIIING………..gak sopan!!!!”. sekilas , kulihat sekelebat kucing blonteng2 lari terbirit2 naik ke atas, sambil mencak2 aku berlari ngejar tu kucing. sial! kalah cepet, tu kucing hilang entah kemana. dan kepala ikan kakap tak terselamatkan.

sisanya? aku hanya bisa mencak2 lagi dan mengeluh habis2an kelaparan!!!! nasi padangku! kepala ikan kakapku! kucing blonteng gak sopan!!!!!

Berikut hasil investigasi tim berwajib!

Tempat kejadian perkara : Dapur dan ruang makan

Waktu kejadian : Sabtu, 9 Juni, 19.11 WIB

Barang bukti : sebungkus nasi padang yang terkoyak.

                           : karet bungkus dan kresek putih yang terlepas

                           : ceceran nasi padang dan sambel ijo

                          : jejak kaki tiga di sepanjang ruang makan sampai tangga

Barang bukti hilang : kepala ikan kakap.

saksi hidup : wanita cantik berumur 20 tahun, berparas cantik, nama disamarkan.

                        : beliau melihat sekelebat tersangka sempat melarikan diri dengan masih membawa barang bukti yang hilang.

Ciriciri tersangka: tinggi 15 cm, berkaki empat, berbulu blonteng2 hitam, coklat krem, putih, berbuntut.

: berkumis dan bergigi tajam. berkeliaran di TKP diperkirakan sejak pukul 19.00

: Diperkirakan lari melalui tangga belakang dan melompat dari lantai 2.

10 thoughts on “Invasi kucing (lagi???) bagian ke -2

  1. sepertinya dia blm puas mengambil ikan bakarmu,lantas mengencingimu,dan baru2 ini mengambil nasi padangmu. pasti bakal ada serangan lanjutan.waspadalah!!!eh…siapa tau itu pangeran berkuda yang dikutuk jadi kucing😀

  2. Sabar… sabar… sabar… Kepala kakap yang hilang ‘kan bisa diganti dengan menu lain (resep saya dulu masih ada, lho… Yakin dak mau mencoba?)

  3. numpang lewat mbak.. :p

    saya juga sering ngalamin kejadian seperti itu mbak, kucing pipis dikamar, muntah juga pernah. nyolong ikan, apalagi.
    nyebelin kan?
    tapi, karena aku suka kucing..jadi yaa tak ikhlasin aja.
    hehehe

  4. ::ma!!
    semua kucing sepertinya memang harus dilenyapkan. Garfield juga! dia kan nakal, heheheh:p kecuali kalo bener2 ada kucing kayak garfield, mungkin saya bisa rapat dulu dengannya buat membicarakan MoU mengenai pembagian jatah ikan di rumah, wkekekekekek:p

    ::ta2
    ha? pangeran? kalopun bener dia pangeran, aku juga ogah! daripada ntar terjadi kasus kekerasan dalam rumah tangga hanya gara2 rebutan “kepala ikan kakap”!

    ::suandana
    resepnya kayaknya boleh dicoba! kirim ke saya ya resepnya! :p ntar kalo dah jadi, mau nyicipin ga?

    ::ulinnn
    wah lin, kamu dikibulin ma tu kucing! masak iya, kamu masih bisa2nya bilang masih suka kucing, padahal jelas2 dia sudah menyiksamu luar dalam! ini nee…sebab knapa kekerasan dalam rumah tangga sering terjadi (??? lho??? opo to fie??)

    ::joesatch
    trus aku suruh nyium kucingnya gitu? iya kalo dia jadi pangeran gagah nan rupawan, lah, kalo aku yang berubah jadi kucing betina yang cantik, ya ogah!!!!!

  5. ga mungkin jadi pangeran, kok. coba aja komen pertamaku deh. kan aku bilang kucing itu siapa tau adalah jodohmu, yaitu: KUDANYA PANGERAN!

    KAKAKAKAKAKAKAKAKAKAKAKAKAKA!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s