akibat jarang ke kampus??

hampir satu semster ini aku mulai jarang ke kampus. gak sesering dulu lagi…paling2 ke kampus kalo kuliah kalkulus-yang-sudah-kuulang-tiga-kali-ini (KYSKTKI). kuliah KYSKTKI juga cuma hari senin dan jumat. alhasil, aku bener2 gak tau kabar-kabur terbaru atau gosip terhangat seputar kampus.

kemaren Rabu, berhubung harus segera menghadap dosen pembimbing, akhirnya aku kekampus. karna kelas beliau belum selesai, terpaksalah aku nunggu di luar ruang U204. sepanjang lorong sepi, cuman ada pak cleaning service yang bolak-balik nyapu dan beberapa papan pengumuman. alangkah terkaget2nya ketika membaca sebuah poster dengan tulisan yang besar2 berbunyi…”HAKI = mengekang perkembangan teknologi” dan satu lagi “Mau memajukan teknologi terganjal HAKI. Tanya kenapa??” (harusnya poster nya aku foto ya, kayak yang ada di blognya masJoe, biar mantap! tapi berhubung gak bawa kamera dan HP saya merek keluaran jadul alias gak ada kameranya, jadi terpaksa gak bisa mengabadikan poster yang menurut saya amat sangat konyol itu.

yaang membuat saya geli…Kok bisa2nya HAKI dibilang mengekang perkembangan teknologi!!! Halooww..??? saking gelinya mbaca tu poster, sorenya saya langsung berburu segala info tentang HAKi. dan ini yang saya dapat :

HKI adalah Hak Kekayaan Intelektual, secara umum HKI terbagi dua jenis yaitu Hak Cipta dan Hak Kekayaan Industri.
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2002 Tentang Hak Cipta :
Hak Cipta adalah hak eksklusif bagi Pencipta atau penerima hak untuk mengumumkan atau memperbanyak Ciptaannya atau memberikan izin untuk itu dengan tidak mengurangi pembatasan-pembatasan menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku“.(Pasal 1 ayat 1)
Ruang Lingkup Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) yang memerlukan perlindungan hukum secara internasional yaitu :
1. hak cipta dan hak-hak berkaitan dengan hak cipta;
2. merek;
3. indikasi geografis;
4. rancangan industri;
5. paten;
6. desain layout dari lingkaran elektronik terpadu;
7. perlindungan terhadap rahasia dagang (undisclosed information);
8. pengendalian praktek-praktek persaingan tidak sehat dalam perjanjian lisensi.
Pembagian lainnya yang dilakukan oleh para ahli adalah dengan mengelompokkan Hak Atas Kekayaan Intelektual sebagai induknya yang memiliki dua cabang besar yaitu :
1. hak milik perindustrian/hak atas kekayaan perindustrian (industrial property right);
2. hak cipta (copyright) beserta hak-hak berkaitan dengan hak cipta (neighboring rights).
Hak cipta diberikan terhadap ciptaan dalam ruang lingkup bidang ilmu pengetahuan, kesenian, dan kesusasteraan. Hak cipta hanya diberikan secara eksklusif kepada pencipta, yaitu “seorang atau beberapa orang secara bersama-sama yang atas inspirasinya lahir suatu ciptaan berdasarkan pikiran, imajinasi, kecekatan, keterampilan atau keahlian yang dituangkan dalam bentuk yang khas dan bersifat pribadi”.
Perbedaan antara hak cipta (copyright) dengan hak-hak yang berkaitan dengan hak cipta (neighboring rights) terletak pada subyek haknya.
Pada hak cipta subyek haknya adalah pencipta sedangkan pada hak-hak yang berkaitan dengan hak cipta subyek haknya adalah artis pertunjukan terhadap penampilannya, produser rekaman terhadap rekaman yang dihasilkannya, dan organisasi penyiaran terhadap program radio dan televisinya. Baik hak cipta maupun hak-hak yang berkaitan dengan hak cipta di Indonesia diatur dalam satu undang-undang, yaitu Undang-Undang Hak Cipta (UUHC) UU .
jadi, HAKI itukan dipake buat melindungi segala macam kekayaan intelektual baik perorangan, badan, maupun negara. jadi kok bisa2nya dibilang mengekang perkembangan teknologi. dengan adanya HAKI, hasil cipta atau karya seseorang maupun lembaga bisa dilindungi, sekaligus sebagai pendeklarasian atas ciptaannya. kalo gak dibikin HAKI, orang seenaknya aja dong mbajak? ya kan? kalo gak ada yang melindungi kekayaan intelektual bangsa ini, jangan2 “yang bikin poster” itu mengharap bangsa kita bisa mbajak atau dibajak seenak perutnya?? yee..aku seeh gak mau…luw aja kalee!!! lha wong udah pake HAKI aja banyak yang masih dibajak, apalagi kalo gak ada HAKI.
so, mbak2 dan mas2 dari *** (organisasinya saya samarkan ah…..biar seruu :p) mungkin maksud dari poster anda bukan seperti itu, tapi mbok yao di kasih penjelasan. biar manusia cantik seperti saya ini ndak berburuk sangka. sungguh, bukan maksud saya berburuk sangka, hanya, hati saya jengah melihat poster2 yang tiba2 di pasang, tanpa ada penjelasan dan justru menimbulkan prasangka buruk.
aduh..aduh..gara2 jarang ke kampus, masak iya kampus saya jadi aneh begini. malah bulan sebelumnya muncul psoter yang bunyinya :
“TANYA KENAPA. mahasiswa dengan IP dibawah 2,75 terancam tidak bisa mendapat beasiswa”
haloow??? anda merasa ada yang aneh saat membacanya? yak betul! ya iyalah, masak iya mahasiswa dengan IP segitu masih punya muka minta beasiswa! aneh banget seeh….kalau mau dapat beasiswa ya harus pinter dong! iiih…gak malu po, IP segitu minta2 beasiswa! maluuuuwww doooong….!!!
deuuh..kampusku-kampusku..makin aneh aja….jangan2 lima tahun kedepan ketika saya kembali lagi mengunjungi kampus…akan muncul poster2 yang bikin saya tertawa lebih geli kali ya!!
wallahualam bisshowab
astaghfirullahaladzim…
best Regards –afie–
–love you, piss, dan jangan lupa ngaji!!!–

9 thoughts on “akibat jarang ke kampus??

  1. Kalo ndak salah dibawah 2,75 deh fi…
    Dan itu wajar aja ga dapet beasiswa..
    Hello..? dibawah 2,75 gitu loh?? nilainya C semua apa?
    di Mipa pulak!

  2. Oke, orang-orang dari organisasi “itu” sebenernya terdiri dari berbagai kalangan yang (kalo menurutku) berpendidikan. Cuma ya itu, bener kamu bilang, suka ngelucu! Mari tertawa bersama-sama…😀

    Kalo ada pertanyaan, “ketemu hepeng semilyar dibuat apa?”
    jawaban organisasi “itu” : “Bikin konferensi internasional kilafah islamiyah!!”

    Makan tuh konperensi, isinya dengerin orang pidato doang, pamer massa, di gelora bung karno. Makan tuh! “Kalo selesai konferensi, trus… (minjem istilahnya temenku) njuk ngopoooo?!?!”

    Entah negeri ini mau dibawah kemana sama mereka, rasa2nya kok mirip Rusia jaman jebot, di mana semua orang punya hak mau ngapa2in, sekolah gratis, apa2 gratis. Nah, giliran dianya buka TPA, eee.. ada duit pangkalnya juga.. Potong rambut men.. Cepak deh…

    Itu “mereka” belom pada baca tulisannya Romi Satria Wahono soal HAki tuh.. Dan belum juga denger presentasinya Ryan saat kita kuliah Etika Profesi, dan belum denger aku pidato tentang piracy.

    Kita tunggu aja Fie, pelawaknya biasanya nambah nih.. Kalo ga si Joe, yaa.. “orang2” yang merasa tersinggung.. :))

  3. Terus terang Fie, sebenernya aku kagum sama “mereka”. Gimana enggak, dari 3 “organisasi” besar Islam yang ada di Indonesia, mereka ini termasuk besar persentase orang2 sekelas Profesornya… Serius!

    Tapi, klo kata guru ngajiku sih, comot2 aja yang baek2 dari masing2 org. Soal ubudiyah, masukin salafi. Soal wacana? jangan.. Pemikiran “mereka” masukin ke pengalaman kita, tapi soal prinsip dakwah, entar dulu.. Dan sebagainya.

    Hahaha.. asik men ngomentarin ormas Islam. Eh, betewe, tahu gak ada poster dari entah-itu-siapa-yang-nempel tentang “ehmehm” yang (sebenernya udah ada sejak lama) di Fak budaya salah satu universitas besar di Indonesia? Tapi kayaknya sekarang tuh poster udah dibredel.

  4. Maap, saya bukan bermaksud menghina orang yg IPnya jelek.
    Seperti kata teman saya, “Belum tentu orang yang IPnya empat itu tidak lebih pintar dari yang IPnya dua”

  5. ::artul
    iya, udah diralat tu…
    sepakat ma kamu! aku juga sebenarnya gak bermaksud menghina orang yang IPnya di bawah 2,75 (lha wong aku pernah ngalamin IP dibawah itu kok). sungguh gak bermaksud, hanya coba deh, kita meletakkan segala sesuatunya secara proporsional. beasiswa memang sejatinya diberikan kepada teman-teman yang kurang mampu dalam hal finansial tapi yang memiliki kemampuan akademik yang bagus (dilihat dari IP). aku yakin teman2 yang mungkin bernasib dengan IP kurang memadai punya bakat atau kemampuan di bidang lain, so jatah mereka bisa diapat dari pengalaman2 dari berorganisasi, kerja atau magang. lagian menurutku pengalaman tu sama berharganya dengan sebuah beasiswa yang kita terima, lebih malah. terus orang2 yang IPnya pas2an tapi gak mampu gimana?? nah..menurut saya tetep harus dibantu, cuman bentuknya bukan bernama beasiswa (jadi ini cuman masalah sebutan aja seeh). mungkin bisa kita sebut, biaya penunjang pendidikan atau sedekah atau zakat. bisa macam2lah namanya. ya kan?

    ::sangprabo
    heheh. harusnya memang mereka harus ikut ndengerin presentasinya Rian+Maya dkk waktu etika profesi. :p
    sepakat bo, sekali lagi ketika kita melihat sesuatu, harusnya kita melihatnya dengan proporsional. yang baik diambil. yang kurang baik jangan ikutan diambil.
    bukan berarti poster mereka yang aneh, bikin organisasi ini aneh juga. aku salut juga kok ma mereka. semangatnnya yang gak pernah surut, dan mungkin begitu banyak orang didalamnya yang cintanya kepada Allah teramat dalam. namun ada beberapa hal yang dalam representasi cintanya kadang gak pas. ya kayak poster itu!

    ooow..yang di FIB itu ya? hooh tu…masya Allah..serem amat seh posternya. takut2 bikin fitnah tu…..

  6. Pada ribut ngomongin apa seh, kalo mereka ribut-ribut ngomongin orang lain. kenapa kita harus ribut juga ikut ngomongin mereka..

    Btw, kalo dibawah 2,75 nda dapet beasiswa, kasian juga ya…padahal kan jarang banget orang yang bisa lompat tinggi sampe 2,75 meter…
    aku aja nda bisa….pantesan nda pernah dapet beasiswa ya…

  7. ahahahaha, aku setuju ma kamu, pi.
    tentang beasiswa itu, aku sempat agak kesel juga sama oknum teman seangkatanmu yang kerjanya gonta-ganti hardware tapi bisa dapet beasiswa untuk mahasiswa tiada mampu. kalo memang mampu dan pinter, mending nggak usah ngajuin beasiswa. di situ itu jatahnya orang2 yang nggak terlalu beruntung hidupnya. jangan diembat! kalo ndak pinter terus ndak mampu, ya jgn maksa kepengen dapet beasiswa juga kalo memang syaratnya dapet beasiswa harus pinter. sama aja kayak maksa kepengen jadi striker padahal nggak punya finishing touch sama killer instinct yang bagus. mending posisi striker itu kita serahkan sama ahlinya, biar tim kita menang. kalo pada akhirnya pemain dengan tipe yang cenderung bertahan dipasang sama menejernya buat jadi striker cuma gara2 rasa kasihan, beuh… runyam!

  8. ::Friend
    itu lho friend…ribut ngomongin tetangga sebelah, hehehehhe. bukannya mau ngributin orang lain, just feel uncomfort aja muncul poster2 tanpa penjelasan yang jelas. karna ingar : KETIDAKTAHUAN itu menimbulkan KETIDAKJELASAN. dan KETIDAKJELASAN itu menimbulkan PRASANGKA. dan PRASANGKA itu bisa2 menimbulkan FITNAH. hehehe. jadi sebenarnya cuman pengen klarifikasi aja kok…

    ::The S.A.T.C.H
    yoi….sepakat bos….aku tetap bisa bilang : segala sesuatu harus proporsional. segala sesuatu harus ditempatkan pada tempatnya. harus Adil. Allah kan Maha Adil, paling nggak, semoga kita bisa sedikit punya sifat AdilNya.

    ::sangIndra
    yakin sudah berusaha sekuad tenaga? atau sebenarnya anda bisa melompat lebih jauh lagi. kalo emang IPnya emang segitu ya terima segala konsekuensi dengan IP segitu, misalnya , gak bisa ngaju-in beasiswa. ingat, segala sesuatu musti diletakkan pada tempatnya, ya kan???
    lagian bos, gak perlu beasiswa juga…nunggu dari DOJO ajalah koh…heheheh.:)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s