“C” “I” “N” “T” “A”

what? kagak salah neeh?? ngomongin cinta???? akakakakakkakk

nggak salah kok…..hari ini tiba2 teringat soal kata yang dalam bahasa inggris terdiri atas empat huruf.

ngapain fi? lagi jatuh cinta po?

nggak lah. hahaha, hanya teringat satu kisah cinta yang paling keren yang pernah aku tahu. kisah cinta yang kalo dipikir2 bikin merinding dan pengen nangis. kisah cinta yang tidak hanya bikin mewek2 tapi justru bikin iri setengah mati, karna..kayaknya gak ada kisah cinta yang super keren kayak gini. bukan juga karna aku habis patah hati atau mendengar beberapa temanku turut patah hati juga minggu ini (hahahhaha-kompakan banget kita). tapi karna pengen inget2 cerita ini aja. karna ketika inget cerita ini dan diceritain ulang, ternyata bisa ngilangin patah hati loooh… –> lebai..

haallaaaah..lebai amat seeh!! sok-sokan!!

yo ben😀

so???

tu kan penasaran…hahahhahaha satu kosong..

mungkin banyak versi cerita soal kisah cinta yang satu ini. tapi setahuku gak banyak, karna ada buku yang ngebahas cerita ini dengan lengkap dan nggak mungkin salah.

kisah tentang seorang lelaki yang sangat mencintai istrinya. namun keduanya begitu sedih karena sampai berumur 80 tahun belum juga dikaruniai seorang putra-pun. hingga akhirny penantian yang begitu panjang, dijawab dengan mengandungnya sang istri. rasa bahagia gak bisa dibendung. bulan demi bulan, kelahiran sang buah hati dinantikannya dengan segala bayangan akan ada saatnya nanti sang ayah dan anak  pergi menghabiskan waktu bersama, bercanda dan tertawa.

hingga akhirnya, lahirlah sang anak, laki-laki tampan nan lucu.

trus???

sabar…masih belum selesai..itu baru prolog.

belum hilang rasa bahagia sang ayah, ternyata, tanpa diduga, sang ayah diharuskan pergi ke sebuah tempat nan jauh demi melaksanakan sebuah misi. istri dan anaknya yang masih merah terpaksa ditinggalkannya, di sebuah tempat yang serba kekurangan. meski begitu, sang istri  dengan berat hati, melepas sang suami pergi. sang suami pergi dengan berlinangan air mata merindukan anaknya yang belum lama dilihatnya, “anakku, semoga tuhan melindungimu”

tinggalah sang istri bersama sang buah hati. serba kekurangan, bahkan airpun tak ada. bayi kecil nan mungil menangis kehausan, sementara aisr susu sang ibu tak mau keluar. tak ada yang bisa dilakukan kecuali pergi mencari seteguk air, berlari kesana – kemari…berpeluh keringat dan dahaga. tak ditemukannya setetes airpun. hingga akhirnya, tiba2 muncul aliran air dari kaki sang bayi mungil. air yang hingga kini tidak pernah berhenti mengalir.

sebentar2 ini kayaknya ceritanya familiar amat…hhhhh aku dibohongin neeh???

berisik!!! mau dilanjutin ceritanya kagak????

ya..ya….ceritain dah..lanjuuut

seiring bergulirnya waktu…(bahasaaaaa.nya…biasa aja kalee fii..) sang ayah telah selesai menunaikan misinya. pulanglah beliau dengan menggenggam rasa rindu, meminggul rasa penasaran akan sosok seorang anak yang mungkin telah berumur 7 tahun. berputar-putar di kepalanya, sosok tampan dan cerdas yang siap menunggu di depan pintu sambil memanggil dirinya…”ayaah….”

begitu pulang, pecahlah rasa rindu ketiganya…hingga saya gak sanggup melanjutkannya..terlalu mengharukan…. huks..

halaaah…masih biasa aja…lebai2!!! lanjutin ceritanya! buruan!

oke

lanjut. belum hilang rasa rindu sang ayah pada anaknya, muncul misi untuk……

deuuuh aku gak sanggup nglanjutin…

apaaa?? kau yang memulai kau yang mengakhiri!!!

sang ayah diperintahkan untuk…menyembelih anaknya….huaaaaa..huks..huks…

waaah…sadisme….eh, bentar…waaaaaa inikah ceritanya Nabi Ibrahim?? katanya kisah cinta?? bohong luuuuu fiiiii!!!!

nggak ya…aku gak bohong. emang ini kisah cinta. bayangin deh, bapak mana yang tega nyembelih anaknya sendiri?? kamu aja ditinggal pacar nangis2 bombay, kehilangan duit mewek2 ampe dehidrasi, apalagi kamu disuruh nyembelih anak atau ibu mu sendiri?? pasti gak mau kan???  tapi, saking cintanya Nabi Ibrahim sama Allah, beliau rela melepaskan hal yang paling dicintainya di dunia ini, yaitu anaknya, Nabi Ismail.

ya, menurut pengamatan dan hasil observasi dadakan, hal yang paling dicintai manusia adalah keturunannya alias anaknya.  “anak” adalah lambang cinta tertinggi manusia. itulah mengapa Allah ingin menguji sejauh mana cintanya Nabi Ibrahim sama Allah, dengan menyuruhnya melepaskan hal yang paling dicintai di dunia ini. isn`t so romantic???

aku jadi mengambil kesimpulan. cinta bukanlah mempertahankan apa yang kita inginkan, tapi cinta adalah melepaskan apa yang kita inginkan untuk mengejar cinta yang  tertinggi…yaitu…cinta kepada yang menciptakan kita. mmmm..so sweet deh Nabi Ibrahim nee…😀

jadi….

mulai sekarang, kagak ada deh nangis2 bombay karna patah hati…malu tauk!!! gak ada lagi mewek2 ampe dehidrasi karna kehilangan dompet atau hape. karna…semua itu gak akan di bawa mati.

selamat Idul Qurban…jadikan momen idul Adha ini sebagai momen kebebasan waktu dan finansial kita..karna, sungguh, kita gak punya apa2 di dunia ini kecuali semua itu adalah kebaikannya Allah sama kita…

SEMANGAAAAT!!!!!😀

9 thoughts on ““C” “I” “N” “T” “A”

  1. Cinta adalah melepaskan apa yang kita inginkan untuk mengejar cinta tertinggi. Menarik-menarik, coba deh kalo ada waktu kita diskusikan ini. boleh minta id ym kamu?

  2. wah cinta sih cinta fie, masa’ URL blogku salah? hahaha yg bener mechikochi atau indriani-rian hahaha tentu dot blogspot dot com hahaha… pa kabar? pernah deh aku lihat kamu di pogung…

  3. “ngapain fi? lagi jatuh cinta po?”

    “aku jadi mengambil kesimpulan. cinta bukanlah mempertahankan apa yang kita inginkan, tapi cinta adalah melepaskan apa yang kita inginkan untuk mengejar cinta yang tertinggi…yaitu…cinta kepada yang menciptakan kita.”

    “mulai sekarang, kagak ada deh nangis2 bombay karna patah hati…malu tauk!!!”

    bagus… ^_^.

  4. ==^Y^==
    hueee..kangen buuuu….url-mu ganti2 mlulu perasaan?? ngliat saya di pogung? wah, saya memang suka beredar dimana2…hahahaha….

    ==masuz==
    masuz luwih lucuuu….😀

    ==rully==
    ^_^

    ==tata==
    ehm…juga…ehem..ehem..uhhukkk uhuukk…..uhhhuk…hueeeekkkk
    HAHAHAHAHHA😀 gila!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s