Unfortunately, I`m Not a Good Public Speaker

Entah apa yang terjadi hari ini. Tiba-tiba merasa sangat desperado, sangat.

Ada beberapa manusia yang diciptakan dengan gift yang gak dimiliki kebanyakan orang. Menilik pernyataan salah satu milyuner dunia misalnya, ada orang-orang yang memang sudah terlahir sebagai pemimpin. Dan tidak sedikit pula yang ternyata tidak terlahir dengan gift seorang pemimpin, namun pada akhirnya mampu menjadi pemimpin hebat. Ada orang-orang yang diberi kemampuan memainkan lidahnya untuk mengatakan kata-kata manis, sehingga apapun kata-kata yang keluar dari mulutnya bak oase di gurun pasir, begitu menggoda, menarik dan membuat kita selalu tidak cukup untuk meminumnya. Ada orang-orang yang begitu menyukai dunia kata-kata. dunia dimana banyak suara terdengar. Dunia dimana dia bisa mengatakan apapun yang dia mau dengan kemasan cantik dan semua orang bertepuk tangan mendengarnya, bak musik klasik indah mengalun di telinga sang penepuk tangan.

Namun, di sudut lain, ada orang-orang yang entah disadari atau tidak, begitu sulit untuk memoles kata-kata. Begitu sulit untuk mengatakan apa yang diinginkanya. Begitu sulit untuk mendapat gemuruh tepuk tangan dari suara yang dikeluarkan. Bahkan yang muncul adalah tangis panjang yang entah dia sendiri sulit untuk menghentikanya.

Tapi, seperti kata sang milyuner tadi, -tidak sedikit pula yang ternyata tidak terlahir dengan gift seorang pemimpin, namun pada akhirnya mampu menjadi pemimpin hebat- semua itu bisa dilatih. Semua orang, saat ini bahkan mengatakan semua bisa dilatih, kita harus belajar. kita harus berlatih, kita harus belajar.

Apa sulitnya memoles kata-kata? sama seperti mempadu padankan pakaian ketika kita akan pergi ke pesta. Atau seperti merangkai bunga untuk sang suami tercinta. Apa sulitnya?

Tapi ini sulit.
Sungguh sulit.

Saya tidak tahu harus darimana memulainya. Ketika saya terbiasa untuk tidak memotong kata-kata seseorang. Ketika saya terbiasa untuk men-zero-kan otak saya, untuk tidak banyak bertanya dan protes. Apa salahnya dengan tidak bertanya? tidak mendapat tepuk tangan? tapi saya memang tidak ingin tepuk tangan itu. Saya tidak ingin gemuruh decak kagum itu. Saya tidak ingin menjadi point of interest. Tapi orang tidak mau berteman dengan sang pendiam. Orang tidak mau berteman dengan yang tak populer. Dia haruslah orang hebat, dia haruslah mampu bersilat lidah. Dia haruslah manusia populer.

Sungguh sulit Tuhan.. sungguh sulit untuk belajar kata-kata. Apalagi jika kata-kata bukanlah yang keluar dari hati saya.😦

Bagaimana caranya bermain kata-kata Tuhan? memolesnya dengan cantik untuk menyampaikan apa yang saya maksud T_T

Ternyata, memang tidak ada yang sehebat engkau Tuhan, tanpa saya berkata pun, Engkau mengerti maksud saya. Tanpa saya harus memoles kata-kata saya, Engkau tau apa yang saya mau.

*kuatkan saya untuk tetap belajar Tuhan…

9 thoughts on “Unfortunately, I`m Not a Good Public Speaker

  1. Atau seperti merangkai bunga untuk sang suami tercinta. Apa sulitnya?
    tenane gampang?? cihiiyy.. wkwkwkw😆

    semangat fie, situ dulu nda ngambil matakuliah lawak dasar sih😆

    • wah, pas saya mau ambil matkul itu ternyata saya blom ambil matkul prasyaratnya je sep… Algoritma Perlawakan Dasar 1 :))😀😀😀

    • yup! nothing is imposible..but no one says that difficult is all about patient…😐 and patient makes me dying… hohohohoho ^^v

    • Benar kan kata saya keamren, itu si Layla dan Majnun sedang mainan forex. Alhamdulillah kalau beliau-beliau sudah jadi milyuner.

    • hahahahahhaha….haduuuh..oke…berhubung pada request layla dan majnun maen forex, kapan2 saya akan menulis ceritanya..dan bagaimana mereka akhrinya bisa jadi milyuner… *hla????

  2. yah itu misteri yg boleh saja orang mampu menterjemahkan atau sekedar mengetahui saja tanpa ada analisis kritis.kita memang hidup dalam sangkar luas,jujur saya manusia yg tidak pintar mengungkapkan suara hati tapi aku mampu membangunkan orang tidur??loh….??sory maksudnya aq mampu memberikan inspirasi bagi manusia2 bermasalah eit ini ga sombong loh ya?cuma sedikit beriklan,hwakakaaaaa…….
    tapi ungkapan mu itu begitu ju2r kacang ijio,yah salah lagi heeee kamsutnya membuka ruang2 yg slama ini orang enggan hadir untuk menjamahnya.tapi aq yakin dibalik semua kekurangan dan kelebihan kita yg seharusnya pintar2 meramu jamu yg top markotop yaitu cinta!!!glodakk…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s