You Really Want it But You Rumble it :p

taken from articulate.comPernahkah anda merasa begitu banyak tugas dan pekerjaan tapi anda justru tidak melakukan apapun? Tapi otak anda seolah2 mengerjakannya secara virtual? Padahal anda benar-benar ingin menyelesaikannya?

Yup, saya sedang ada disituasi seperti itu.

*dan postingan ini ditulis ditengah2 kebingungan saya meng-arrange target-target hari ini..

Selalu begini. Setiap kali kerjaan setumpuk, saya selalu menuliskannya di post-it (semacam kertas kecil-biasanya warna kuning-yang bisa ditempel di manapun, termasuk di jidat anda :p), saya tulis urutan dari nomer satu sampai nomer sekian, biasanya urutan bukan merupakan bentuk prioritas, saya hanya menuliskan apa yang harus saya kerjakan hari itu, termasuk mau pulang jam berapa dan dengan siapa, harus menelopon siapa dan tentang apa. Sembarang2 target saya tulis.

Bagus sih, saya jadi tidak pernah lupa apa yang harus saya kerjakan hari itu. Masalah  muncul justru ketika menyadari begitu banyak target yang saya tulis. Saya bingung yang mana dulu. Oke, akhirnya saya tulis skala prioritas disebelahnya. Masalah belum selesai sampai disitu..saya masih ragu akankah semua target itu selesai hari ini. Oke, akhirnya saya kembali menuliskan range waktunya, jam berapa-sampai-berapa saya harus menelepon, jam berapa sampai berapa saya rekap data A, data B,ya minimal hitungan menit lah. Ternyata masalah belum selesai sampai disitu juga. Bagaimana jika Pak bos tiba2 memberikan tugas dadakan? Terpaksa target yang lain mundur kan? Oke, saya tambahi waktu toleransi untuk setiap point target (capek sih lama2…gak mulai2 kerjanya… wkwkwkwk). Tapi karena saya selalu ingat pepatah, ”Perencanaan yang baik adalah separuh dari penyelesaian pekerjaan” , saya bela2in jam-jam awal masuk kantor untuk nulis begitu2an, trus saya tempel jejer2 di meja saya..hihihi (yang sekarang saya sembunyiin di buku agenda saya, malu banyak tempel2an di meja).

Oke 08.00 pagi. masalah tulis menulis target selesai. Oke mulai mengerjakan…

Target pertama….. *krik krik..ternyata susah…hmm daripada kelamaan skip dulu saja

Pekerjaan kedua… *data g lengkap, telpon dulu ke fungsi X, hmmm baru bisa siang ngirim datanya..oke skip lagi..

Pekerjaan ketiga .. *hmm ngrekap data buanyak kaliii..mending disimpen buat dikerjain di rumah aja lah..

Dan akhirnya sodara2..semua target (di)paksa di skip..alias tidak ada yang beres….

Hhhhh…gimana caranya ya??? *garuk2 kepala, kepala kliyeng2…

Akhirnya saya merumuskan beberapa kesalahan dan poin2 penting bagi saya :

1. Terlalu Banyak target..–> ini membuat kita tidak focus dan justru membuat kita merasa terbebani, buat saja target2 besar yang benar2 utama…masih ingat prinsip batu besar dan kerikil? Yak..seperti itu.

2. Jangan pernah menunda komitmen yang sudah dibangun! Benar sekali Bung!  jangan Pernah Menunda pekerjaan yang memang masih bisa kita kerjakan hanya karena alasan,”ah bisa dikerjain di rumah ini”. Menunda sama saja dengan menunggu diri sendiri dibunuh waktu pelan2…

3. Sharing ke teman. Bagaimanapun juga dua otak lebih baik daripada satu otak. Jangan segan berbagi permasalahan untuk membicarkan solusi dengan rekan kerja, kalaupun segan dengan atasan, rekan akrab kita juga bisa…kalaupun belum mendapat solusi, paling tidak beban itu sudah terbagi… :p

4. Untuk pekerjaan yang benar2 sulit, utarakan pada atasan. Tapi ingat jangan menambah permasalahan, utarakan masalah rumit itu disertai dengan alternative solusi dari kita. Ini yang namanya Completed Staff Work (tulisannya bener ndak e ini?). Misalnya atasan meminta kita menyelesaikan pekerjaan yang semestinya dikerjakan seminggu , menjadi 2 hari. Jangan ragu untuk mengutarakan pada atasan, “Pak saya kesulitan mengerjakan pekerjaan ini dalam waktu 2 hari, bolehkah saya mengerjakan nya 3 hari dan mengajak teman saya yang lain untuk mengerjakannya?” , dan jangan kaget jika ternyata seolah2 semesta mendukung kita, benar2 selesai 2 hari cuy! *pengalaman pribadi…hehehehehe =))

5. Jangan remehkan  browsing2 tak Jelas. Hati-hati. Terkadang ketika saya merasa jenuh ketika mengerjakan sesuatu, batin saya tiba-tiba berkata,”ah, santai bentar aja fi..capek tu leher tegang…browsing2 dulu lah…semenit dua menit”, dan akhirnya saya pikir bakal 2 menitan, ternyata sejam saya browsing2 tak jelas..hahahahaha..batin saya menipu -___________-. Lain kali jika anda merasa jenuh, coba untuk berjalan ke rekan anda, tengok pekerjaanya, dan kembali lagi ke meja anda, yakinlah tidak akan memakan waktu lama untuk mengobrol, karena rekan anda juga pasti banyak pekerjaan dan tidak ingin diganggu lama2…atau paling simple, gerak2an sedikit badan anda, matikan layar sebentar… ke toilet dan balik lagi ke meja anda

Yak, sekian postingan saya hari ini, semoga bermanfaat🙂

*hlaaaa udah sehalaman aja… (padahal ini juga dalam rangka mengalihkan kejenuhan saya memandangi angka-angka di excel :p)

Waktunya kembali bekerja.😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s