Merapi Oh Merapi

Tadi pagi *shubuh* dapat sms dari teman kos lama (yang sering insomnia) , mengabarkan Merapi kembali meletus tadi malam *tepatnya tengah malam* . Dengan mata masih lamat-lamat bangun tidur, saya membaca ulang smsnya. Selang hitungan menit, ada sms lagi masuk, mengabarkan pengungsi udah gak karu2an bentuknya dan sedang dipindahin ke stadion Maguwoharjo.Wah aje gile, pasien di RS. deket rumah saya aja udah diungsikan juga. Apa kabar rumah ya?

Saya cuma bisa berucap “Masya Allah”😦 terlebih lagi ketika saya sampai kantor pagi ini, nonton berita di tv, dan benar, Masya Allah…. kondisi Jogja… korban ditemukan lagi dan rata-rata dalam posisi di depan rumah mau menyelamatkan diri. Belum lagi melihat kondisi Jalan Kaliurang *dimana rumah saya ada disana* , udah ketutup debu abu tebel gitu😦 semakin membuat saya buru-buru pengen pulang ke Jogja😦. Terakhir dapat kabar, UGM meliburkan kegiatan akademiknya selama seminggu sehubungan dengan kondisi Merapi yang mengkhawatirkan.

Letusan Merapi 2006, yang setelahnya diiringi Gempa Dahsyat Jogja

Letusan Merapi 2010 *sumber detik.com*

Waktu letusan yang pertama, saya telepon orang rumah, mereka cuma ngabari rumah penuh debu, mobil Mas Jamil *kakak ipar nomer 3* yang diparkir di depan rumah, yang tadinya item berubah jadi abu2 kotor. Hmm…waktu itu Ibu cuma bilang, “kayak di Luar Negeri kali ya nduk, putih semua..tapi putih burem gituu”.

Sekarang jadi agak-agak parno, apalagi kalo ingat 2006 lalu. Pas gempa dahsyat, saya masih ingat turun dari lantai 2 rumah dengan kondisi tangga yang mendadak berubah kayak karet, mentiung kesana kemari. Begitu keluar rumah kliatan Merapi udah berawan tebal, sontak tetangga2 pada teriak takbir semua😦. Sekarang meski saya lagi  gak di Jogja, tapi saya pantengin terus tuh kabar Merapi di  twitter😦 barusan masuk kabar

11:30 jakal km 9,3 tembusan kaliurang ke lapangan sleman disuruh puter balik. ditutup jalannya

huwoooo padahal rumah saya jakal km 9.1 huhuhu…apa kabar Jogja ya?? mau pulang..pulang..pulang..😦 Semoga rekan-rekan relawan di Jogja diberi kekuatan dan kesabaran, dan semoga Tuhan membalas kebaikan dan pengorbanan mereka dengan yang lebih baik.

Let`s Pray For Indonesia😦

2 thoughts on “Merapi Oh Merapi

    • iya, belum bisa pulang juga say..
      keluarga udah keluar kota semua, rumah dan tetangga2 udah pada kosong.🙂 doanya ya, semoga Merapi segera reda…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s