@PagiBerbagi

@PagiBerbagi

@PagiBerbagi

Saya bingung mau ngasih judul apa. Entah kenapa after aksi rutin #berbagisarapan @pagiberbagi #JKT tadi pagi, saya lalu iseng buka-buka foto-foto anak-anak Pagiberbagi.🙂 Sudah jalan tahun kedua ternyata di Jakarta. Bukan tanpa maksud Allah menggerakkan jari kami waktu itu untuk me-reply tweet salah satu rekan sebagai jalan awal terbentuknya komunitas ini di Jakarta. Banyak hal yang membuat saya lalu semakin tahu betapa Maha Besarnya Allah🙂 mempertemukan saya dengan teman-teman baru. Hilir mudik keluar masuk bergantian bertemu. Siapa sangka saya jadi kenal Wani misalnya, yang kemudian jadi doyan ngasih tahu saya perkara financial karena memang doski ahli di bidang itu. Atau kenal Mas Antok misalnya, yang hobi ngedesain dan doyan banget lembur ampe gak tidur. Atau kenal mas Banar yang tiap pulang dinas selalu mbawain kami ikan berkilo-kilo secara doi kerja di kelautan. Atau kenal Farida yang sekarang sedang menimba ilmu di Jepang, yang karenanya saya masih ngotot nyari tiket murah ke Jepang mumpung masih ada Ida di sana, hihihihi. Atau kenal si Bo yang idealis yang selalu ngingetin kami semua di awal komunitas ini bergerak. Atau kenal si Opi dan Risa yang baiknya minta ampuun. Dimanapun kita butuh bantuan pasti disamperin, mau sejauh apapun.🙂 atau jadi kenal Gita yang kerja di Kemenkeu, dimana kami butuh tukar duit kecil untuk aksi, Gita siap membantu! Atau Mbak Vetra, Irul dan Aji yang kayaknya gak pernah kehabisan ide.. sekaligus teman ngakak di basecamp :-P  Atau kami mendadak jadi akrab dengan anak-anak @Pagiberbagi kota lain padahal bertemu muka pun belum pernah. Atau jadi kenal Bu Sri, yang nungguin kosan saya yang ternyata jago sekali masak! Atau kami jadi kenal anak-anak penyala, jadi tahu jalanan jalanan Jakarta yang konon kabarnya susah sekali di ingat. Aaah.. “Atau atau” ini terlalu indah untuk diteruskan, hihihihi. Terlalu banyak keunikan kawan-kawan di sini… maap yaaa kalo ada yang gak kesebut namanya… hihihihi *nggretekin jari tangan*

Belum lagi kejadian-kejadian yang kadang bikin kami menoleh sebentar dan amaze. Seperti betapa jujurnya salah satu penyapu jalanan yang menolak bungkusan yang kami berikan karena dia bilang sudah terima bungkusan yang serupa dari teman lain. Atau seorang pemulung yang memanggil anaknya saat berbaris Jalan-Jalan Pintar 21 April kemarin, hanya untuk memberikan uang saku seadanya :’) atau Anak-anak penderita kanker yang masih saja ceria dan mungkin tidak terlalu memusingkan penyakitnya, They`re happy as long as they want to feel it :’)

Well, semua kejadian selalu ada maksud. Semoga Tuhan yang Maha Penyayang selalu mendekatkan kami dengan orang-orang baik. Aamiin.

Salam berbagi teman🙂

Rekans - Pagi Berbagi :-)

Rekans – Pagi Berbagi Tadi Pagi🙂

Rekans PagiBerbagi :-)

Rekans PagiBerbagi🙂

Rekans PagiBerbagi dari berbagai Kota :lol:

Rekans PagiBerbagi dari berbagai Kota😆

Aksi Perdana Jakarta 16 Juli 2011

Aksi Perdana Jakarta 16 Juli 2011

Aksi Unik : Berbagi Kasur Teman2 PagiBerbagi Pekalongan :-)

Aksi Unik : Berbagi Kasur Teman2 PagiBerbagi Pekalongan🙂

Basecamp Jakarta! :lol:

Basecamp Jakarta!😆

For any further Information :

website http://pagiberbagi.com

Twitter @PagiBerbagi

Facebook PagiBerbagi

2 thoughts on “@PagiBerbagi

  1. Namaku gk disebut hiks…sedihnya,hiks. karna mungkin klo liat aku jd lbh inget kerjaan kali ya ketimbang PB, hehehe

    • hahahaha, iya mbak.. wkwkwk. iya kakaaak… kalo ditulis semua buanyaaaaak…. *brb langsung ngedit*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s